Tugu Meriam Lela Rentaka di Daik Tak Terawat

Tugu Meriam Lela Rentaka di Daik tidak terawat (Ruzi)

Lingga (TERBILANG) – Tugu meriam Lela Rentaka, yang merupakan satu-satunya tugu di Kecamatan Lingga kini tidak terawat dengan sempurna.

 

Saat ini, bangunan tugu yang dibangun tepat ditengah ruas jalan bekas kantor Bupati Lingga tersebut mulai rusak dan tak terurus. Salah seorang warga Daik Lingga, Ari menyayangkan jika tugu tersebut terus dibiarkan tanpa adanya perawatan.

 

“Sayanglah meriam asli dibiarkan hujan panas bertahun-tahun. Apalagi tidak mendapat perawatan. Bagusnya dibawa ke museum saja agar nilai sejarahnya bisa tergali,” ungkapnya, Senin (27/02).

 

Dikatakannya, walaupun ia selaku masyarakat Daik Lingga sendiri. Namun ia mengaku tak tau pasti maksud dari tugu yang terbangun tepat di tengah ruas jalan tersebut.

 

“Mungkin maksudnya sebagai ikon daerah bersejarah. Tapi saya juga kurang tau pasti. Hanya sayang saja karena berada dipusat kota kurang dapat perhatian. Kabarnya meriam diatas bukan replika, tapi meriam asli yang berbahan tembaga,” imbuhnya.

 

Informasi yang beredar dilapangan, bangunan tugu setinggi lebih kurang 3 meter ini menggunakan meriam Lela Rentaka sebagai ikon. Sebagaimana diketahui, meriam Lela Rentaka tersebut merupakan salah satu meriam asli yang diduga bekas peninggalan kesultanan Lingga di Daik.

 

Meriam yang diletakkan dipuncak tugu tersebut memiliki keunikan dibanding puluhan meriam lainnya di Bunda Tanah Melayu. Pasalnya, meriam tersebut memiliki gagang penyangga berukuran kecil yang biasa digunakan di haluan kapal-kapal perang.

 

Hanya saja keberadaan tugu yang dibangun sebelum kabupaten Lingga berdiri ini semakin tak terurus. Bahkan beberapa pagar pembatas patah dan rusak. Sementara lantai dasar di jalan aspal selalu tergenang air saat hujan turun. Hal ini menyulitkan pengendara saat melintas.