Tes Urine Sarat Mutlak ASN Naik Golongan

Ilustrasi

Anambas (TERBILANG) – Sebanyak 112 pejabat eselon IV yang akan naik ke eselon IV B  menjalani tes urine untuk membersihkan pegawai dari narkoba. Selain itu tes tersebut juga sebagai salah satu sarat mutlak bagi seorang pegawai untuk naik golongan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah pemerintah daerah yang menyatakan perang terhadap narkoba.

 

Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris menegaskan pelantikan akan ditunda apabila para Aparatur Sipil Negara belum menjalani urine.

 

“Yang terindikasi atau suspek narkoba maka pelantikannya akan ditunda. Pelantikan sendiri sebenarnya besok tapi jika tes urine belum selesai tak masalah akan digeser,” demikian disampaikan Haris, Senin (20/02) lalu.

 

Bahkan tambah orang nomot satu di KKA itu, saat apel pagi ASN yang disuspek terindikasi narkoba di kumpulkan dibarisan paling depan. Hal ini dilakukan  karena saat ini Haris mengaku sudah mengetahui namanya, namun belum melihat orangnya.

 

“Jadi sekarang saya tahu wajah-wajahnya agar gampang diberikan pembinaan. Yang belum terkena Narkoba jangan sampai melakukan, tapi yang sudah itu diberikan pembinaan, pada prinsipnya adalah untuk menyelamatkan mereka bagi yang sudah terjerumus,” tuturnya.

 

Pemerintah lanjut Haris atas saran Badan Narkotika Nasional (BNN) akan memanfaatkan Puskesmas Tarempa untuk rawat jalan PNS yang terjerumus narkoba tahap ringan, sedangkan yang terjerumus jauh akan direhabilitasi di Batam.

 

Haris mengungkapkan,  sebenarnya dari pantauan  kondisi peredaran narkoba di Anambas  tidak sampai pada tahap yang mengkhawatirkan. Kendati demikian menurut Haris, sebagai kepala wilayah pihaknya wajib mengantisipasi dan menjadikan PNS sebagai duta penyelemat  masyarakat dari narkoba.

 

“Khusunya aparatur yang menggunakan dana APBD itu mesti bebas dari narkoba,” jelasnya.

 

Hal senada juga diungkapkan Wakil Bupati KKA,  Wan Zuhendra yang ditemui saat sedang memantau berlangsungnya tes narkoba, jika ada ASN yang terlibat narkoba yang akan dilantik maka pelantikannya akan ditunda.

 

“Hari ini keputusannya, jika pada tes urine negatif narkoba maka akan dilantik namun apabila positif makan tidak akan dilantik dan digeser,” tegasnya.

 

Mantan Wakil Ketua I DPRD KKA itu juga memastikan kegiatan tes urine akan dilaksanakan secara kontinyu, bahkan Wan sendiri tidak menjamin yang pernah di tes tidak akan dilaksanakan tes narkoba lagi.

 

“Bisa saja yang sudah di tes kita akan tes lagi, biar ASN di Anambas benar-benar bersih narkoba,” tutupnya. (Haluankepri)