Ternyata Los Angeles Kota Termacet di Dunia

ilustrasi

Jakarta (TERBILANG) – Jika Anda pikir lalu lintas Jakarta sudah sangat parah, maka sekarang saatnya membayangkan bagaimana lalu lintas di Los Angeles, Amerika Serikat. Pasalnya, Los Angeles baru saja dinobatkan sebagai kota termacet di dunia.

 
Status sebagai kota termacet di dunia disematkan Global Traffic Scorecard 2016, dari hasil riset INRIX yang baru saja dirilis pada awal pekan ini. Los Angeles, seperti diwartakan Auto Evolution, mengungguli 1.064 kota di 38 negara yang dianalisa di dalam penelitian.

 
Akan tetapi, menurut , INRIX tidak menyertakan kota-kota di Cina dan Jepang karena tidak bisa mendapatkan data-data dari negara itu.

 
Lebih lanjut, pengemudi mobil di Los Angeles tersebut rata-rata menghabiskan 104 jam per tahun di kemacetan jalan raya, khusus di waktu-waktu tersibuk. Los Angeles mengungguli Moskow, Rusia, yang pengemudi mobilnya rata-rata berada 91 jam per tahun.

 
AS sendiri memiliki lima kotanya di 10 besar kota termacet sedunia dalam Global Traffic Scorecard 2016. Kota-kota itu ialah New York di peringkat ketiga (rata-rata 89 jam per tahun), San Fransisco di posisi keempat, serta Atlanta dan Miami di tempat kedelapan dan kesepuluh.

 
Di 10 besar kota termacet dunia ada pula Bogota, Kolombia (peringkat kelima), London, Inggris (ketujuh), Paris, Prancis (kesembilan).

 
INRIX mengatakan bahwa kerugian yang diakibatkan kemacetan secara rerata mencapai 1.400 dollar AS (Rp18,7 juta) per pengemudi dalam setahun di ‘Negeri Paman Sam’ dan hampir 300 miliar dollar AS (Rp4 kuadriliun) untuk seluruh pengemudi di dunia.

 
Lantas, di mana posisi Jakarta? Ibu Kota Indonesia tersebut ternyata menduduki peringkat ke-19 kota termacet dunia. Tiap pengemudi di kota ini menghabiskan rata-rata 55 jam per tahun ‘menikmati’ kemacetan’ di waktu-waktu tersibuk. (Suara.com)