Regulasi Pembinaan Atlet Lingga Segera Dibenahi

Kabid Pora di DIsparpora Lingga Safaruddin. Ard

Lingga (TERBILANG) – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Lingga fokus benahi regulasi pembinaan atlet dan pelatih lewat penjadwalan yang lebih intens pada tahun anggaran 2017 ini.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga (Pora) Disparpora Kabupaten Lingga, Safaruddin mengatakan, peningkatan kualitas para atlet POPDA menjadi salah satu prioritas daerah, guna mempersiapkan diri menjadi tuan rumah POPDA ke VII Provinsi Kepri tahun 2018 mendatang.

“Kami menargetkan ada penigkatan prestasi daerah di ajang POPDA ini. Kesempatan itu terbuka lebar dengan Lingga sebagai tuan rumah. Untuk mencapainya, semua aspek akan kami benahi,” kata dia di Daik Lingga, Rabu.

Menurut Safaruddin, hambatan Lingga memperoleh prestasi di bidang olahraga selama ini, karena adanya kelemahan pada sisi pembinaan para atlet dan pelatih.

Di tahun-tahun sebelumnya, atlet POPDA Lingga hanya dipersiapkan ketika waktu penyelenggaraan tinggal satu bulan. Agenda penyeleksian dan pembinaan atlet pun dilakukan dalam waktu sesingkat itu.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) wilayah setempat yang seharusnya menjadi wadah pembinaan tiap cabang olahraga, tidak begitu berperan.

“Momen POPDA 2018 menjadi alasan tepat untuk kita membenahi segala macam masalah penghambat prestasi olahraga di Lingga. Bupati dan Wakil Bupati Lingga saat ini juga memberi dukungan penuh untuk kemajuan bidang ini,” ungkapnya.

Sebagai langkah awal, lanjut Safar, bidang Pora sudah melakukan pertemuan bersama sujumlah pihak yang berkepentingan.

Pertemuan itu ditujukan untuk mencari tahu dan menginventaris segala macam masalah yang ada di lapangan.

“Saya masih baru menjabat Kabid Pora. Belum banyak mengetahui apa-apa saja yang kita miliki dan kita butuhkan kedepan. Kemudian sebesar apa potensi Lingga di bidang ini. Maka dari itu, saya sudah kumpulkan sejumlah pihak yang terkait di bidang ini,” tuturnya.

Safar juga menyinggung persoalan regeneriasi atlet Lingga di tiap cabang olahraga. Bagian ini, menurutnya cukup penting dalam mempertahankan prestasi yang telah di raih.

Dari hasil pertemuan bersama stakeholder tersebut, dia mengatakan, akan secepatnya dilaporkan ke pimpinan daerah, agar Bupati pun mengetahui permasalahan bidang olahraga selama ini, dan akan segera diupayakan solusinya.

“Saya juga akan melanjutkan pertemuan dengan para atlet dan pelatih yang ada di Kabupaten Lingga untuk menjaring masukan-masukan bagi perkembangan olahraga di daerah ini,” jelasnya.

Dia meyakini, warna dunia olahraga Kabupaten Lingga kedepannya tidak lagi suram seperti yang terlihat di tahun-tahun sebelumnya.

Bahkan dia berharap, Lingga dapat muncul sebagai daerah yang layak diperhitungkan dalam hal olahraga. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *