Penerapan Perbup Penertiban Hewan Ternak Hanya Sebatas Himbauan

Hewan ternak sapi yang berkeliaran di pinggir jalan Sawah Indah, Kelurahan Daik (Rzi)

Lingga (TERBILANG) – Meski telah memiliki Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 19 tahun 2011 tentang Penertiban Hewan Ternak di Lingga, hal tersebut belum menampakkan hasil. Sebagian ternak lembu (Sapi) warga masih berkeliaran dan merusak keindahan ibukota Kabupaten Lingga tanpa adanya sanksi yang jelas.

Pantauan dilapangan, sejumlah titik di Daik, ibukota Kabupaten Lingga, seperti di Kampung Darat, Tanda Hilir, Kampung Salak, dan, Sawah Indah, ternak lembu warga masih berkeliaran bebas.

Begitu juga di desa-desa sekitar ibukota Kabupaten Lingga, masih banyak warga yang memiliki ternak tanpa kandang. Selain mengganggu ketertiban lingkungan karena kotoran lembu menumpuk di jalan, hal ini juga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas hingga mengakibatkan korban jiwa.

Menanggapi hal itu, Sekretaris kecamatan (Sekcam) Lingga, Pardamean Harahap mengatakan, pihaknya telah menyurati serta melakukan sosialisasi kepada pemilik ternak yang berada di wilayah kerjanya. Namun, sejumlah teguran tersebut ada yang diindahkan dan ada yang tidak.

“Kalau masalah sosialisasi kita telah sering lakukan. Kami juga telah menyampaikan himbauan. Kalau tanggapan masyarakat, ada yang sudah mengerti dengan bahasa apa yang kami sampaikan dan ada juga yang belum,” ungkapnya, Selasa (07/02).

Sebagaimana diketahui, penertiban hewan ternak, sudah terterang dalam Perbup Nomor 19 tahun 2011. Pada pasal 3 ayat 2 menerangkan setiap hewan ternak yang mengganggu ketertiban lingkungan, merusak tanaman, bangunan dan sebagianya, harus mendapat sanksi.

Sebagai ibukota kabupaten, banyaknya ternak berkeliaran di Daik sudah seharusnya menjadi perhatian semua pihak. Sayangnya, meski penertiban maupun rapat bersama dilakukan, belum juga ada kesadaran peternak menertibkan peliharannya dan begitupun aksi yang dilakukan Satpol PP di lapangan.

“Ini kan kerja kita bersama, kalau saran dari saya, Satpol PP nya harus ikut turun. Kita sejauh ini menindaklanjuti di lapangan belum ada,” pungkasnya.