Nikmati Akhir Pekan di Air Terjun Ayu Panggak Darat

Air Terjun Ayu di Desa Panggak Darat (Ruzi)

Lingga (TERBILANG) – Desa Panggak Darat, sebuah desa yang terdapat di Kecamatan Lingga dan berbatasan langsung dengan Kecamatan Lingga Utara selain memiliki objek wisata pendakian Bukit Permata yang menawan ternyata juga menyimpan air terjun yang rupawan.

Dengan perjalanan menyusuri hutan yang lebat, jalan setapak, sejumlah bukit yang menanti, kelelahan selama kurang lebih satu jam perjalanan kaki ini akan terbayarkan dengan pemandangan indah air terjun Ayu dengan air yang jernih serta dasar yang cukup dalam.

Pelajar dari Desa Panggak Darat menikmati air terjun Ayu (Ruzi)

Perjalanan menuju air terjun yang dimulai tepat di pintu masuk gang sempit RT 03 RW 02 Desa Panggak Darat ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pencinta alam. Selain dapat menikmati dinginnya air terjun, para pengunjung juga bisa meraih ketenangan setelah melakukan pekerjaan sepekan penuh.

Terlebih lagi, dengan lokasi air terjun yang jauh dari perkampungan dan jalan umum ini sehingga suara mesin kendaraan dan sibuknya perkotaan terasa hilang sejenak. Yang ada hanyalah kicauan suara burung serta kumbang-kumbang yang berdengung.

Salah seorang pelajar sedang mengambil foto air terjun Ayu (Ruzi)

Selain itu, disekitaran air terjun yang berada di atas bukit ini, juga terdapat sebuah batu besar tepat di samping air terjun Ayu yang mana para pengunjung dapat duduk beristirahat di bawahnya sambil menikmati suasana gemercik air.

Bahkan, menurut pengakuan pemandu wisata pendakian Bukit Permata serta air terjun tersebut M Yasir, batu besar yang didalamnya bisa digunakan sebagai tempat peristirahatan tersebut bisa dimasuki lebih dari sepuluh orang.

Bukan hanya itu saja, disekitaran air terjun juga bisa menjadi area perkemahan bagi para pecinta alam. Pasalnya, disekitaran lokasi terdapat kawasan yang cukup datar untuk dibangun tenda menikmati malam ditengah hutan dan air terjun.

Pelajar dari Desa Panggak Darat berfoto (Ruzi)

Sebelum sampai ke air terjun Ayu yang tingginya mencapai 15 meter itu, pengunjung juga dapat menikmati suguhan dinginnya air sungai melenser di samping goa sekuap atau masuarakat setempat menyebutnya goa Meran.

Di dalam goa mungil ini, tak jarang dapat dijumpai sarang burung lumut serta burung walet. Bahkan, ketika burung-burung itu sedang berada di dalam goa, pengunjung dapat melihat mereka beterbangan dari arah dekat keluar dari goa dipinggiran sungai itu.

Perjalanan para pengunjungpun akan lebih terasa bermakna jika benar-benar dinikmati. Pasalnya, suasana penuh ketenangan terus mengiringi langkah demi langkah untuk sampai di kedua lokasi yang searah itu.