Mengakhiri Ujian Kesabaran Atlet Pendulang Emas POPDA

Kabid Pora Disparpora Lingga, Safaruddin (tengah) memberi motivasi kepada para atlet cabor Atletik Lingga. Ist

TIDAK ada yang istimewa dari sarana dan fasilitas olahraga yang dimiliki Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Singkep Pesisir. Hanya lapangan berpasir dan bahu jalan raya yang mereka jadikan sebagai tempat berlatih atletik.

Meski dengan keterbatasan itu, sekolah yang terletak di desa Lanjut tersebut telah berhasil melahirkan cukup banyak atlet berprestasi, peraih emas di berbagai cabang olahraga tingkat pelajar. Mereka juga telah berhasil mengharumkan nama Kabupaten Lingga, bahkan Provinsi Kepulauan Riau di tingkat Nasional.

Masih terekam jelas di ingatan masyarakat Kabupaten Lingga, ketika 24 atlet cabang ini dikirim untuk mewakili Lingga pada Pekan Olahraga Pelajar (Popda) tingkat Provinsi Kepri tahun 2016 lalu.

Dengan membanggakan mereka berhasil mendulang 9 emas, 7 perak dan 7 perunggu di cabang tersebut. Atas keberhasilan itu, Lingga didaulat menjadi juara umum cabang atletik tahun 2016 lalu.

Dan pada Popda tahun 2018 mendatang, dimana Lingga yang akan menjadi tuan rumah perhelatan tingkat Provinsi tersebut, menargetkan cabang olahraga atletik ini menjadi salah satu andalan untuk meraih emas sebanyak-banyaknya.

Namun sayangnya, beban besar mereka membawa nama baik daerah dan provinsinya tidak sebanding dengan apa yang mereka terima hari ini. Olahraga cabang atletik tersebut bisa dikatakan paling minim perhatian dari pemerintah.

Untuk sepasang kostum lengkap dengan jeket dan sepatu saja, para atlet tersebut harus menggunakan modal sendiri. Sebagian besar dari mereka bukanlah berasal dari keluarga yang mampu.

Para atlet dan pelatih cabor Atletik Lingga yang tapil sederhana. Ist

Hal ini dibenarkan Rustam, pelatih cabang atletik Kabupaten Lingga. Menurutnya, hanya kesabaran dan rasa kecintaan terhadap daerah saja yang membuat mereka ikhlas membela dan mengharumkan nama Kabupaten Lingga serta Provinsi Kepri sampai ke tingkat nasional.

“Walaupun dengan sarana seadanya seperti yang kita lihat ini, tapi anak-anak yang berlatih ini rata-rata juara. Ada satu anak yang sudah beberapa kali meraih mendali emas. Bahkan satu anak lagi sudah sampai ke tingkat Nasional,” kata Rustam, sambil menunjuk seorang anak laki-laki yang sedang bersiap-siap melakukan pemasan di lapangan pasir SMP N 1 Singkep Pesisir saat itu.

Kondisi tersebut juga tidak dibantah oleh Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga di Disparpora Kabupaten Lingga, Safaruddin. Dia yang baru menjabat Kabid Pora sejak awal Januari 2017 lalu, sangat menyadari kelemahan daerah dalam memelihara dan merawat mental para atlet berprestasi selama ini.

Safar yang melakukan kunjungan ke lokasi latihan para atlet cabang atletik tersebut, Jum’at (10/2) sore, merasa yakin mampu merubah kelemahan itu meskipun harus secara bertahap.

“Walaupun kemarin ada sedikit kekecewaan, tapi mungkin dengan kehadiran kami sekarang ini akan kembali memberikan semangat. Marilah kita sama-sama besinergi untuk memajukan bidang olahraga kedepan,” katanya saat bertemu dan berdiskusi langsung dengan para atlet Lingga.
Perbaikan Total

Menurut Safar, pola pembinaan atlet selama ini memang masih sangat jauh dari kata baik. Tak heran, Lingga kehilangan bahkan kesulitan mencari bibit-bibit penerus prestasi di bidang olahraga.

Safaruddin yang terus memotivasi para atlet Lingga agar mampu memberikan yang terbaik untuk daerah di ajang Popda 2018. Ist

Dulunya, lanjut Safar, di zaman aktifnya perusahaan penambangan Timah Singkep, atlet dari daerah tersebut sangat disegani. Pola pembinaan dan regenarasi atlet juga berjalan baik.

Namun, beberapa tahun terakhir olahraga sudah tidak menjadi keistimewaan bagi Kabupaten Lingga. Sehingga merubah mainset para generasi muda, bahwa olahraga tak menjamin masadepan. Hal itu tidak bisa disalahkan.

Namun Safar optimis, pemerintah Kabupaten Lingga kali ini dengan misi menuju Lingga Terbilang 2020, akan membawa serta olahraga menjadi salah satu yang diunggulkan daerah ini kedepannya.
Janjikan Reward

Safar bocorkan, kepada mereka yang berprestasi di bidang olahraga, Pemkab Lingga sudah merencanakan pemberian reward. Selain itu mereka yang berprestasi tentu akan mendapat perhatian khusus dari Pemkab Lingga.

Foto bersama para atlet, pelatih dan Kabid Pora, dengan penuh keceriaan. Ist

Menurut Safar, perhatian yang akan diberikan itu bisa berupa tunjangan kepada pelatih, membantu biaya pendidikan atlet sehingga mereka bisa bersekolah dengan gratis dan juga bea siswa saat masuk perguruan tinggi.

“Dalam waktu dekat ini mereka akan kita supor dengan makanan yang bergizi, kostum olahraga dan juga sepatu untuk latihan,” ungkapnya.

Kepada para Atlet, safar sapaan akrab Kabid Pemuda dan Olahraga ini juga berpesan agar mulai minggu depan lebih giatlah berlatih.

Kedepan Pemerintah daerah tidak hanya sekedar berjanji namun akan segera mewujudkan apa yang sedang di rencanakan saat ini kepada atlet dan pelatih olahraga di Kabupaten Lingga umumnya.

Penulis: Ardhy