Maratusholiha Nizar Pimpin Goro Kebun Cabai di Panggak Darat

Maratusholiha Nizar tengah semangatnya membersihkan akar kayu di lahan perkebunan cabai PKK Kabupaten di Desa Panggak Darat (Ruzi)

Lingga (TERBILANG) – Wakil ketua I TP PKK Kabupaten Lingga, Maratusholiha Nizar pimpin gotong royong (Goro) kebun cabai PKK Kabupaten di lahan Desa Panggak Darat, Kecamatan Lingga.

 

Kegiatan goro yang dilakukan bersama Wakil Bupati Lingga, Kadis Pertanian Kabupaten Lingga, PKK Kabupaten, PKK Kecamatan, Kelompok Wanita Tani (KWT) Panggak Darat, Satpol PP, KNPI Kabupaten Lingga serta Pokdarwis desa setempat yang baru saja terbentuk berjalan lancar.

Wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar saat ikut melakukan Goro bersama istrinya Maratusholiha di lahan cabai Panggak Darat (Ruzi)

Kepala desa Panggak Darat, Zulmafriza mengatakan, pasca dibentuknya KWT pertama yang ada di Kabupaten Lingga beberapa hari yang lalu di Desa Panggak Darat oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertapa) Kabupaten Lingga, Sabtu (25/02) ibu-ibu KWT bersama Pokdarwis desa Panggak Darat yang tadinya dikukuhkan langsung oleh wakil bupati Lingga, menunjukkan aksi kerja nyata.

 

Aksi kerja nyata yang dilakukan para ibu-ibu dan kelompok sadar wisata tersebut yakni dengan ikut andilnya melakukan Goro di lokasi lahan kebun PKK Kabupaten yang berada di desa setempat yang nantinya akan dibuka seluas 3 Hektar (ha) bersama lahan milik KNPI Kabupaten Lingga.

Istri Wakil Bupati Lingga sedang melepas lelah dengan melihat ke arah atas pepohonan yang rimbun (Ruzi)

 

“Lahan tersebut kini telah siap untuk dilakukan penanaman perdana yang insya Allah akan dilakukan pada tanggal 1 Maret mendatang bertepatan dengan program bapak Bupati Lingga. Gerakan menanam periode 2 yang lebih dititik beratkan kepada Ibu Rumah tangga (IRT) ” ungkapnya, Sabtu (25/02) kemarin.

 

Lahan yang dibuka dengan menggunakan alat berat jenis Kobelco di bantu dengan traktor roda empat sebanyak dua unit bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan RI) untuk desa Panggak Darat kini telah tercetak kurang lebih sekitar 1 Ha.

 

Bukan hanya itu saja, Zulmafriza juga menyampaikan, di sekitaran lokasi perkebunan cabai yang saat ini harganya melejit, juga terdapat objek pemandian yang mana sekitar 20 hingga 30 tahun lalu merupakan tempat yang indah untuk berwisata.

 

“Jadi, banyak masyarakat kita dari Musai, Nerekeh mandi disitu. Dengan hal ini kami berharap dinas pariwisata, Pokdarwis dan saya dari desa sendiri siap membantu pertama sekali kalau pun sungai ini tidak bisa seperti dulu, kita maksimalkan saja dengan seadanya untuk kedepan,” harapnya.

Wabup, Kades dan Kadis Pertanian Kabupaten Lingga sedang berbincang di lahan cabai (Ruzi)

 

Sementara itu, Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar berharap, kebun PKK di Desa Panggak Darat nantinya dapat disulap menjadi kebun buah dan taman wisata sebagai ikon Lingga dalam perhelatan tamadun antar bangsa.

 

“Ini juga akan menjadi conton kabupaten atau kota lainnya di Kepri ini. Kita akan fokuskan di Panggak Darat,” cetusnya.

 

Sebagaimana diketahui, kegiatan gotong royong tersebut sengaja digagas oleh istri wakil Bupati Lingga yang menjabat sebagai Wakil ketua I TP PKK Kabupaten Lingga untuk mempercepat proses penanaman bibit cabai untuk Kebun PKK Kabupaten Lingga di Desa Panggak Darat.