Kondisi Jalan Kunduran-Todana Mengenaskan

Kondisi ruas jalan Kunduran-Todana yang mengenaskan (Infodesaku)

Blora (TERBILANG) – Seiring berjalannya waktu, kondisi ruas Jl. Raya Kunduran-Todanan Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, kurang lebih 500 Meter dari Simpang 3 Gagakan makin mengenaskan.

 

Jika dihantam hujan, lubang-lubang yang menga-nga disepanjang jalan yang rusak tersebut digenangi air hujan. Sehingga menghambat jalur transportasi para masyarakat, baik itu yang menggunakan sepeda motor, Dokar, mobil dan aktiftas lainnya.

 

Infotmasi di lapangan, kondisi jalan yang rusak itu kurang lebih sepanjang 1 KM. Warga yang tinggal di sekitar jalan tersebut mengaku bahwa kerusakan jalan tersebut sudah cukup lama.

 

“Rusaknya sudah cukup lama, paling parah ini,  sekitar setahun,” ujar Eko, salah seorang warga.

 

Dikatakannya juga, bahwa beberapa bulan lalu sempat ada perbaikan jalan, namun perbaikan tersebut hanya tambal sulam saja.

 

“Pernah diperbaiki mas, tapi hanya tambal sulam, dan itu pun gak bertahan lama,” imbuhnya.

 

“Kalau habis hujan ya seperti itu kondisinya, seperti kolam lele,” sambungnya lagi.

 

“Iya mas, jadikan kolam lele aja jalan ini,” sahut salah seorang sopir, yang kebetulan melintas dijalan tersebut.

 

Dengan Kondisi jalan yang mengenaskan tersebut, Mukhlis salah seorang LSM Indonesia Bersatu mengatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan dengan kondisi jalan tersebut, mengingat jalan tersebut merupakan jalan utama penompang perekonomian masyarakat.

 

“Sangat sayang sekali dengan kondisi jalan ini, karena ini adalah jalan utama masyarakat untuk menompang alur perekonomian merekam. Yang tentunya dengan kerusakan ini, akan memperhambat mereka (Masyarakat),” terangnya.

 

Lanjut Mukhlis, disamping memierhambag perekonomian masyarakat kerusakan jalan tersebut juga sangat membahayakan sekalai, apabila saat musim hujan seperti saat ini.

 

“Lubangnya kalau hujan tidak kelihatan karena tergenang air. Jadi kalau ada yang lewat tidak tahu kedalaman lubang, sehingga si pengendara bisa terjatuh,” jelasnya.

 

“Kalau melihat kondisi seperti ini, bisa juga dijadikan kolam, saya sepakat sama warga,” cetusnya.

 

“Tentunya saya berharap, kepada DPU Blora harus segera turun ke lapangan lansung, dan melihat kondisi lapangan. Jangan hanya menerima laporan saja, kroscek langsung ke lapangan,” tutupnya.

 

Hingga berita ini, diterbitkan belum bisa mengkonfirmasi perihal kerusakan jalan tersebut ke DPU Pemkab Blora. (Infodesaku)