Garuda Akan Bangun MRO Kelas Dunia di Kawasan Hang Nadim

Ilustrasi

Batam (TERBILANG) – PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF) segera membangun fasilitas MRO untuk pasar internasional dan pergudang logistik untuk mendukung pengembangan perusahaan tersebut di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Kami akan membangun diatas lahan 25.000 meter persegi kawasan Hang Nadim Batam untuk mengakomodir perawatan pesawat internasional,” kata Direktur Utama PT GMF, Juliandra Nurtjahjo usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Gedung Marketing BP Batam, Senin sore.

“Kami juga menggandeng sejumlah perusahaan MRO terkemuka termasuk dari Jepang untuk menghadirkan World Class MRO di Batam,” tambah dia.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Dirut PT GMF dengan Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro disaksikan petinggi dua belah pihak.

“Dipilihnya Batam karena lokasinya sangat strategis dekat dengan Singapura yang menjadi penghubung (hub) penerbangan internasional dan memiliki fasilitas memadai,” kata dia.

Selain itu Juliandra mengatakan bahwa pemilihan Batam sebagai area pengembangan bisnis anak perusahaan Garuda Indonesia didasarkan pada faktor potensi wilayah yang mengalami pertumbuhan bisnis dan perdagangan cukup pesat.

“Kemudahan fasilitas kepabeanan terkait dengan rencana pengembangan bisnis logistik GMF di Batam juga menjadi pertimbangan dalam melakukan ekspansi bisnis di Batam,” kata Juliandra.

Untuk pembangunan gudang logistik, kata dia, merupakan komitmen GMF dalam mendukung kebutuhan suku cadang untuk operasional hanggar dan line maintenance GMF di area Sumatera dan sekitarnya.

“Saat ini pembangunan hanggar sedang dalam tahap evaluasi kelayakan bisnis bersama. Ditargetkan akan mulai dibangun semester dua 2017 dan beroperasi semester dua 2018,” kata Juliandra.

Ia berharap, ekspansi yang dilakukan GMF akan mampu mendorong tercapainya visi menjadikan perusahaan tersebut masuk jajaran 10 besar di dunia dalam bidang MRO.

Kepala BP Batam mengatakan, kerjasama dengan GMF merupakan salah satu hasil dari upaya mendatangkan investasi sektor industri teknologi tinggi yang menjadi bagian dari misi BP Batam.

“MRO juga diharapkan menjadi salah satu industri yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata dia.

BP Batam, kata dia, menyambut baik keputusan GMF untuk membangun fasilitas MRO di kawasan Hang Nadim Batam.

“Lahan yang kami siapkan untuk industri itu sangat luas. Saat ini sudah ada satu yang beroperasi. Setelah masuknya GMF, kami berharap banyak perusahaan lain juga masuk,” kata Hatanto.

ANTARA