Gaji Guru Komite di Lingga Akan Dinaikkan

Ilustrasi

Lingga (TERBILANG) – Bupati Lingga Alias Wello tanggapi usulan PGRI kabupaten setempat menaikkan gaji guru komite yang nilainya dianggap tidak manusiawi.
“Inilah realitas Kabupaten Lingga selama ini. Harus betul-betul menjadi perhatian kita. Guru ini adalah ujung tombak dunia pendidikan, pencetak generasi muda bangsa ini,” kata dia di Daik Lingga, Kamis.

Honorarium guru komite yang hanya Rp300.000, menurut Alias, sangat jauh dari manusiawi. Pendapatan bulanan sebesar itu tidak akan mampu mencukupi kebutuhan hidupnya.

“Saya akan coba rundingkan dengan pihak DPRD, bagaimana kalau di APBD Perubahan ini nanti bisa kita usulkan kenaikan gaji mereka (guru komite),” ungkapnya.

Bupati menjelaskan, kondisi keuangan daerah yang kecil tentu menjadi penghambat upaya pemenuhan kebutuhan tersebut langsung menjadi baik. Tapi, daerah tetap berupaya walaupun dengan cara bertahap.

Tidak hanya gaji guru komite, Alias mengatakan, nilai gaji RT/RW juga di bawah kewajaran.

“Memang tidak bisa sekaligus besar. Kita upayakan bertahap, sampai pada angka wajar yang lebih manusiawi dan memenuhi standar,” tuturnya.

Dia optimis, kemampuan anggaran daerah kedepan dalam mengakomodir kebutuhan-kebutuhan belanja seperti itu akan lebih baik, jika beberapa sektor pendapatan yang telah direncanakan sejumlah OPD dapat berjalan segera.

Salah satu yang menjadi harapannya yakni, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi perparkiran, yang awal Maret nanti sudah diterapkan Dishub setempat.