Fly Over Simpang Jam Batam Harus Selesai Akhir Tahun

Gambar proyek pembangunan jalan fly over Simpang Jam Kota Batam. Net

Batam (TERBILANG) – Jalan Layang (Fly Over) Simpang Jam Kota Batam, Kepulauan Riau, harus selesai awal Desember 2017 ini sesuai dengan kontrak pengerjaan pihak kontraktor dengan pemerintah pusat, kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

“Akhir November atau paling tidak awal Desember baru selesai dan langsung bisa dioperasikan warga,” kata dia di Batam, Selasa (21/2).

Setelah jembatan itu selesai, maka Pemkot akan melanjutkan pembangunan dengan membuat taman kota di empat sudut yang mengelilingi Jembatan Layang Simpang Jam.

Ia mengatakan, berdasarkan perencanaan pemerintah pusat, pembangunan Jalan Layang menjadi satu kesatuan dengan taman di sekelilingnya, sehingga pemerintah kota hanya melanjutkan pengerjaan desain yang sudah dirancang sebelumnya.

“Kami akan membuat taman di empat titik. Karena kata Kementerian, pembangunan taman dikerjakan oleh Pemkot, jadi kami yang bangun,” kata Wali Kota.

Mengenai ketersediaan lahan untuk pembangunan taman, ia memastikan sudah sedia. Karena taman termasuk dalam perancangan jembatan. Pemkot tidak perlu menunggu persetujuan penggunaan lahan untuk pembangunan taman dari Badan Pengusahaan Kawasan Batam.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI di Kepri, Andre Sirait mengatakan pekerjaan pembangunan jalan layang di Simpang Jam Baloi hingga kini sudah mencapai 52 persen.

“Sekarang baru sampai pilar sisi kiri. Untuk sisi kanan jembatan, rencananya Juni baru mulai,” kata Andre.

Jalan layang itu, kata dia, dirancang kaya dengan nuansa Melayu, sesuai permintaan pemerintah daerah.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Batam, Ardiwinata mengatakan pemerintah meminta masukan desain motif melayu pada jalan layang kepada Lembaga Adat Melayu.

Motif yang digunakan antara lain setampuk manggis, yang nampak dar susunan batu berwarna abu-abu pada dinding jalan layang.

“Nanti juga akan ada motif lebah bergayut, julur kacang, dan akan dibuat relief perahu langlang laut. Nuansa melayu juga akan tampak dari pilihan warna, kuning, hijau, khas melayu,” ujarnya.

ANTARA