Dua Desa Lingga Jadi Pilot Project Budidaya Udang KJA

Ilustrasi budidaya dengan keramba jaring apung. Net

Lingga (TERBILANG) – Dua desa di Kabupaten Lingga ditetapkan pemerintah setempat sebagai lokasi pilot project (proyek percontohan) budidaya perikanan jenis udang paname, dengan wadah keramba jaring apung (KJA).

Bupati Lingga Alias Wello di Daik Lingga, Sabtu (29/1) mengatakan, Pemkab Lingga telah menganggarkan sejumlah dana pada tahun ini untuk memulai pelaksanaan program sektor perikanan tersebut.

“Tahun ini kami mulai dengan proyek percontohan teknologi pembudidayaan udang dengan keramba seperti yang dikembangkan seorang Doktor dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Lokasinya itu di Desa Temiang dan Desa Marok Kecil,” kata dia, seperti dikutip dari Antara.

Menurut Alias, pola budidaya udang dengan KJA jauh lebih menguntungkan nelayan. Selain modal yang murah dan waktu panen lebih singkat, kuantitas serta kualitas dari hasil budidaya dengan KJA juga akan jauh lebih baik dibanding pola budidaya tambak.

Beberapa daerah yang sudah mengembangkan pola ini, salah satu contohnya pemukiman nelayan di Provinsi Lampung, membiktikan bahwa budidaya udang dengan KJA mampu mengangkat sisi perekonomian nelayan setempat.

Dia menambahkan, pilot project budidaya udang dengan KJA tersebut juga akan disertai budidaya dua komunitas lain, yakni ikan dan rumput laut.

Mengenai pemilihan lokasi pilot project tersebut, dikatakan Alias, sudah dikaji secara mendalam oleh para pakar kelautan dan perikanan. Pelaksanaannya juga akan langsung melibatkan kelompok nelayan di dua Desa tersebut. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *