Bupati Lingga Serahkan DPA APBD 2017 ke OPD

Bupati Lingga didampingi wakil dan Sekda Lingga menandatangani perjanjian kinerja dan Pakta Integritas dalam agenda penyerahan DPA kepada tiap-tiap OPD Pemkab Lingga. Ist

Lingga (TERBILANG) – Bupati Lingga Alias Wello didampingi wakilnya Muhammad Nizar, menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD tahun 2017 kepada jajaran OPD Pemkab Lingga.

Penyerahan DPA yang menjadi dasar pelaksanaan tiap-tiap OPD melaksanakan program kerja tersebut, juga turut disertai penandatangan perjanjian kinerja dan Pakta Integritas.

“Setelah melalui proses panjang, hari ini DPA sudah dapat diserahkan kepada masing2 OPD. Kami berharap, OPD dapat segera melaksanakan progrmnya,” kata dia, di aula kantor Bupati Lingga, Jum’at (17/2).

Menurut Alias, kegiatan penyerahan DPA di lingkup kerja Pemkab Lingga seperti yang di gelar hari ini, akan coba dijadikan tradisi rutin daerah setiap tahun anggaran.

Karena baginya, ini bukan sebuah agenda seremonial kedinasan semata, akan tetap mengandung makna mendalam khususnya kepada setiap pimpinan OPD untuk menjalankan program kerja yang tertuang di dalam dokumen yang ia terima tersebut.

“Ini sengaja kita gelar untuk lebih membawa kepada suasana batin, agar membawa tanggung jawab kepada kita,” ungkapnya.

Alias juga mengajak seluruh jajaran OPD Pemkab Lingga untuk bekerja sesuai dengan koridor yang ada. Karena seperti yang di ketahui bersama, kerja besar sampai kecil pemerintah, tak lepas dari pengawasan semua orang.

“bekerjalah sesuai koridor, mejalankan program seauai tugas dan fungsi yang di emban masing-masing jabatan. Dan yang paling penting adalah kejujuran. Kalau semua itu menjadi pedoman kita bekerja, Insyaallah nanti hasil yang kita capai dapat dirasakan masyarakat luas,” terangnya.

Dia memaklumi, Regulasi aturuan pengelolaan anggaran ini juga sangat cepat perubahannya. Sehingga sering ditemui adanya hambatan pada pelaksanaan program akibat berbenturan dengan hukum.

“Untuk itu OPD harus selalu mengetahui adanya perubahan-perubahan aturan itu. Saya yakin tiap OPD memahami ketentuan tersebut. Pada initinya setiap kita meggunakan dana, maka kita juga sudah siap mempertangung jawabkannya,” tutur Alias.

Dia juga meminta, proses pengelolaan keuangan pemerintah Kabupaten Lingga kedepannya harus lebih baik dari sebelumnya, dengan mengedepankan transparansi dan keterbukaan. Serta setiap pejabat menghindari praktek pungutan liar (Pungli).

“Tekat kita adalah mengejar WTP. Permasalah pada aset alhamdulillah sudah akan terjawab. Kita sudah menjalin kerjasama dengan lembaga BPKNL untuk mengatasi pemasalahan itu,” tutupnya. (Hms)