Banjir Rendam Rumah Warga Kampung Baru Tebing

Sejumlah rumah warga di Kampung Baru Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun terendambanjir pasca curah hujan tinggi. Tribun Batam

Karimun (TERBILANG) – Genangan air setinggi 20 centimeter rendam puluhan rumah di kawasan Kampung Baru, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

“Air tidak hanya menggenangi halaman rumah, tetapi juga sudah memasuki ruang tamu, atau dapur. Kalau dihitung, rumah yang terendam air sekitar 20 unit dengan ketinggian air sekitar 20 Centimeter,” kata Ketua RT 005 Kampung Baru, Kecamatan Tebing, Taupan Ramadan di Tebing, Senin.

Taupan menjelaskan, kawasan tersebut menjadi langganan banjir sejak dibangunnya kompleks perumahan oleh perusahaan pengembang, tidak jauh dari pemukiman warga.

Saat hujan, kata dia, air dari kompleks perumahan tersebut yang berada di dataran lebih tinggi, mengalir turun ke perumahan masyarakat umum.

“Akibatnya, air meluap karena tidak mampu ditampung dalam selokan yang relatif kecil, apalagi hari ini hujan lebat beberapa jam,” kata dia seperti dikutip Antara.

Akibat genangan banjir tersebut, aktivitas warga menjadi terganggu. Ibu-ibu terpaksa tidak melakukan aktivitas di dapur karena berupaya menyelamatkan perabotan dan mengeringkan rumah dari genangan air.

“Kami sebenarnya sudah melaporkan masalah banjir ini kepada pemerintah daerah, bahkan kepada bupati yang kala itu masih menjabat wakil bupati. Tapi, laporan kami belum ada tindakan nyata dari pemerintah daerah,” kata dia.

Warga mempertanyakan izin lingkungan yang dimiliki pengembang kompleks perumahan karena sejak dibangun telah memberikan dampak negatif berupa banjir kepada masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Menurut dia, warga juga sudah beberapa kali melaporkan masalah banjir tersebut kepada perusahaan pengembang, bahkan sudah ada pertemuan dengan pihak kelurahan, tapi belum ada solusi dalam mengatasi banjir tersebut.

“Kami khawatir dampak banjir makin meluas ke seluruh rumah di sekitar kompleks perumahan itu. Pemerintah daerah harus mengatasi masalah ini, misalnya dengan membuat sebuah drainase yang lebih dalam dan lebar yang mampu menampung air hujan, dan tidak meluap ke rumah-rumah warga,” tuturnya.

Seorang staf Kelurahan Tebing, Kecamatan Karimun saat meninjau banjir tersebut mengatakan, sebenarnya selokan di belakang rumah-rumah warga berukuran besar, namun air tetap meluap karena tingginya curah hujan sepanjang Senin. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *