ASN Lingga Belum Gajian, Sekda: Tidak Bermaksud Melalaikan

Sekda Lingga Abu Hasyim MM menyampaikan pidato saat kegiatan apel rutin Senin pagi. Hms

Lingga (TERBILANG) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga Abu Hasyim sampaikan alasan keterlambatan gaji para Aparatur Sipil Negera (ASN) jajaran pemerintah setempat disebabkan kelemahan restruktur organisasi.

“Gaji kita bukan hanya terlambat, tapi sangat terlambat,” kata dia, dalam pidatonya saat memimpin apel rutin, Senin (30/1) pagi.

Menurutnya, perubahan SOTK secara serentak oleh seluruh daerah di Indonesia, membuat proses perubahan jabatan dan perubahan institusi para ASN di Lingga mengalami hambatan.

“Oleh karena itu saya minta maaf yang sedalam-dalamnya, tidak bermaksud melalaikan. Tapi karena berbagai kelemahan kita, berawal dari proses restruktur organiasi yang menimbulkan hambatan-hambatan dan tak mudah untuk kita selesaikan,” ungkapnya.

Sejauh ini, pemerintah setempat belum dapat memberi kepastian tentang kapan gaji ASN dapat disalurkan.

Terlepas dari prihal tersebut, Abu Hasyim memotivasi seluruh ASN di lingkungan kerja Pemkab Lingga agar tetap mengedepankan semangat kerja serta kedisiplinan.

Masih terkait persoalan kesejahteraan ASN, dia juga telah menginstruksikan pimpinan Korpri untuk segera menindak lanjuti berbagai macam program kerja dan usaha guna menambah penghasilan para ASN di daerah tersebut.

Menurut Abu, banyak sektor usaha yang dapat di kembangkan pihak koperasi pegawai ini, termasuk juga yang diarahkan Bupati Lingga yakni usaha perkebunan kelapa di Pulau Talas, Kecamatan Senayang.

“Saya sudah memanggil ketua Korpri, meminta supaya kesejahteraan ASN ini terus diperhatiakn dan didiskusikan. Sayang, kekuatan besar di Lingga ini tidak dimanfaatkan untuk kebaikan dan untuk meningktakan kesejahteraan kita bersama,” tuturnya.

Abu menjelaskan, kedepan Korpri Kabupaten Lingga harus lebih menunjukkan peran aktif melalui kegiatan-kegiatan produktif yang dapat dibangun di daerah tersebut.

“Banyak kegiatan produktif yang dapat di bangun untuk mensejahterakan anggota. Sehingga kita betul-betul bangga jadi abdi negara ini. Pilihan jadi ASN tidak menjadi hal yang ragu-ragu, bukan sekedar pelarian, tetapi menjadi tempat pengabdian untuk diri, keluarga, dan daerah ini yang memang kita banggakan bersama,” tutupnya.

Antara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *